Penguatan Karakter Cinta Damai Bagi Generasi Muda dalam Mewujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman di Desa Gogik

Authors

  • Tutik Wijayanti Universitas Negeri Semarang
  • Masrukhi Masrukhi Universitas Negeri Semarang
  • Hendri Irawan Universitas Negeri Semarang
  • Suyahmo Suyahmo Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i4.2148

Keywords:

Character, Peace-Loving, Safe Environment, Youth

Abstract

Youth play a strategic role in maintaining social harmony and creating a safe and comfortable environment. However, various social challenges such as rising conflicts, a lack of awareness of peace values, and the negative influence of social media pose obstacles to building a peace-loving character. This community service aims to strengthen the character of peace-loving values among youth in Gogik Village, West Ungaran District, through interactive education and training. The service method involves mentoring and empowerment activities targeting the community through the local youth organization (Karang Taruna) by conducting training programs and digital campaigns. This initiative is expected to raise awareness and understanding among young people about peace values through training activities and digital outreach, helping them improve their knowledge of conflict management, effective communication, and the importance of creating a harmonious environment. Additionally, participants became more active in spreading messages of peace via social media. The significance of this community service lies in its contribution to reinforcing peace-loving character through educational approaches and digital technology, which can enhance youth awareness in preserving social stability. Therefore, synergy among government, communities, and educational institutions is essential to broaden the implementation of similar programs to build a more peaceful and tolerant society

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Arifand, Salsabila Enggar Fathikasari, Meytri Kurniasih, Novi Fitriyani Rahmadani, Aprilia Putri, Agus Andrian Setiawan, Aissya Shifa Oktania, & Adelia Eka Rachmadian. (2023). Membangun Harmoni Dan Toleransi Melalui Moderasi Beragama. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 4(2), 164–177. https://doi.org/10.59059/tarim.v4i2.136

Anggraeni, L., Sepudin, E., Darmawan, C., Putra, T. F., Irawan, H., Azis, A., & Firdaus, P. (2025). Peacemap (Peace Education and Character Building through Mindfulness and Action Packed-Play): Educational Media for Alleviating Problems of Student Intolerance. Journal of Ecohumanis, 4(1).

Budiningsih, C. A. (2008). Pembelajaran moral berpijak pada karakteristik siswa dan budayanya (1st ed.). PT Rineka Cipta.

Fajariah, N., Wica, P. Y., Ridhoh, M. Y., & Irawan, H. (2024). Empathy in action: Forms of empathetic behavior in the community’s implementation of the Gerak Bareng Social Program. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(4), 487–505. https://doi.org/10.26618/jed.v9i4.16494

Handoyo, E., Wijayanti, T., Irawan, H., Khomsani, I., & Hermawan, D. (2021). Penguatan karakter anti korupsi bagi lurah di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Abdimas, 25(2). https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas/

Irawan, H. (2023). Membangun generasi berkualitas melalui pendidikan kesadaran dan kepatuhan hukum. Jurnal Sutasoma, 2(1), 27–36. https://doi.org/10.58878/sutasoma.v2i1.248

Irawan, H. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter era disrupsi (Vol. 1, 1st ed.). Laikesha.

Irawan, H., & Firdaus, K. B. (2021). Resiliensi Pancasila di era disrupsi: Dilematis media sosial dalam menjawan tantangan isu intoleransi. Jurnal Paris Langkis, 1(2), 36–47. https://e-journal.upr.ac.id/index.php/parislangkis

Irawan, H., & Masyitoh, I. S. (2023). Implementation of collaborative learning model in realizing gotong royong character as an effort to strengthen Profil Pelajar Pancasila at SMP Negeri 1 Belitang Madang Raya. In Proceedings of International Conference on Education Teacher Training & Education Faculty Universitas Serambi Mekkah (NO. ISSN 2987-4564).

Irawan, H., Hermawan, D., & Wijayanti, T. (2021). Implementation of the Pendidikan Generasi Muda Dan Kepramukaan (PGMK) for New Students as an Effort to Build the Spirit of State Defense Towards Advanced Indonesia. Forum Ilmu Sosial, 48(2), 114–122. https://doi.org/10.15294/fis.v48i2.32405

Irawan, H., Masyitoh, I. S., & Sundawa, D. (2023). Concept and application of character education in the Profil Pelajar Pancasila as an effort to strengthen character in the era of disruption. In The Third International Conference on Innovations in Social Sciences Education and Engineering (ICoISSEE)-3.

Irawan, H., Wijayanti, T., Pradanna, S. A., & Istianah, A. (2025). Building a culture of peace through peace education as the foundation for Merdeka Campus transformation. Forum Ilmu Sosial, 51(2), 126–141. https://doi.org/10.15294/fis.v51i2.17361

Irayanti, I., Istianah, A., & Sapriya, S. (2023). Harmony in citizenship education in building peaceful schools for students’ social welfare. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 13(2), 89–98. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v13i2.10908

Irwan Triadi, & Agustina, L. (2024). Peran pendidikan dalam membentuk kesadaran Bela Negara di kalangan generasi muda Indonesia. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(2), 221–235. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i2.110

Irwan, A. L., Rasjid J, A., & Jaya, I. (2021). Peningkatan kesadaran politik pada generasi muda di Kabupaten Maros. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanudin, 1(2).

Islam, S. (2017). Karakteristik pendidikan karakter; Menjawab tantangan multidimensional melalui implementasi kurikulum 2013. EDURELIGIA; JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 1(2), 89–100. https://doi.org/10.33650/edureligia.v1i2.50

Istianah, A., Irawan, H., & Mas’ud, F. (2024). Peran guru Pendiddikan Kewarganegaraan dalam membangun Sekolag Damai Berkebhinnekaan. Jurnal Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 11(02).

Koesoema A, D. (2011). Pendidikan karakter strategi mendidik anak di zaman global (3rd ed.). Grasindo.

Koesoema. A, D. (2011). Pendidikan karakter strategi mendidik anak di zaman global. PT Grasindo.

Lickona, T. (1991). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter bagaimana sekolah dapat mengajarkan sikap hormat dan tanggung jawab (1st ed.). Bumi Aksara.

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our school can teach respect and responsibility (1st ed.). Bantam Books.

Lickona, T. (1996). Pendidikan karakter: Memulihkan rasa hormat dan tanggung jawab di sekolah kami. Nusa Media.

Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Nusa Media.

Lickona, T. (2019). Mendidik untuk membentuk karakter: Bagaimana sekolah dapat memberikan pendidikan tentang sikap hormat dan betanggung jawab (6th ed.). Bumi Aksara.

Masrukhi, Wijayanti, T., Melynda, & Saputri, A. R. (2024). Character education, local wisdom, and the profile of Pancasila students: Challenges and potential approach. Indonesian Research Journal in Education, 8(1).

Mazid, S., & Istianah, A. (2023). Pendidikan Kewarganegaraan: Membangun sekolah damai untuk wujudkan lingkungan masyarakat aman dan sejahtera. Al-I’timad: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(2), 181–198. https://doi.org/10.35878/alitimad.v1i2.907

Minnett, A. M., Vandell, D. L., & Santrock, J. W. (1983). The effects of sibling status on sibling interaction: Influence of birth order, age spacing, sex of child, and sex of sibling. Child Development, 54(4), 1064. https://doi.org/10.2307/1129910

Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional (1st ed.). PT Bumi Aksara.

Philips, S. (2008). Refleksi karakter bangsa (1st ed.). Gramedia.

Pradanna, S. A., & Abdulkarim, A. (2023). The role of social media in strengthening multicultural tolerance among digital citizenship.

Pradanna, S. A., & Irawan, H. (2024). The power netizen +62 in influence public opinion: Analysis of online debates on social issues. Proceeding International Conference on Religion, Science and Education, 3.

Putra, C. A. (2017). Pemanfaatan teknologi gadget sebagai media pembelajaran: Utilization of gadget technology as a learning media. Bitnet. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(2).

Rachman, M., Munandar, A., & Tijan. (2014). Padepokan karakter lokus pembangunan karakter (Vol. 1, 1st ed.). Unnes Press.

Rachman, M., Wijayanti, T., Tijan, & Suhardiyanto, A. (2020). Character exchange: Learning model innovations to strengthening character. In Proceedings of the 2nd Annual Civic Education Conference (ACEC 2019). Atlantis Press.

Sadownik, A. R. (2023). Bronfenbrenner: Ecology of human development in ecology of collaboration. In Western Norway University of Applied Sciences (Vol. 1, pp. 83–95). Western Norway University of Applied Sciences.

Samani, M., & Hariyanto. (2019). Konsep dan model pendidikan karakter (7th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Sekarwangi, D. P., Damayanti, A., Anggraeni, P. A., Kristina, C., & Sunaryati, T. (2023). Membangun peran nilai – nilai Pancasila untuk menciptakan generasi muda di sekolah dasar yang damai. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(23).

Shafi, M. Q., Iqbal, R., Shahzad, K., & Unterhitzenberger, C. (2021). The mediating role of project citizenship behavior in the relationship between organizational justice dimensions and project success. Project Management Journal, 52(6), 547–562. https://doi.org/10.1177/87569728211026423

Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58.

Suhardiyanto, A., Wijayanti, T., & Irawan, H. (2025). Exploring the concept of cultural divinity in supporting religious moderation in Indonesia. Jurnal Civics, 22(1).

Ulya. (2018). Post-truth, hoax, dan religiusitas di media sosial. Ikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 1, 283–302.

Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membagun karakter bangsa berperadaban (1st ed.). Pustaka Pelajar.

Wijayanti, T., & Kurniawan, M. A. (2023). Strengthening the character of tolerance through habituation of kindness as an effort to anticipate conflicts in multicultural communities in Tempur Village, Jepara Regency (pp. 668–678).

Wijayanti, T., Rachman, M., Kurniawan, M. A., & Uddin, H. R. (2023). Inovasi model pembelajaran smart citizen guna mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 2 Semarang. In D. Saraswati (Ed.), Pendidikan karakter menuju pembangunan berkelanjutan (Vol. 1). Ifada Publishing.

Yaumi, M. (2014). Pendidikan karakter: Landasan, pilar & implementasi (Vol. 1, 1st ed.). Kencana.

Downloads

Published

2025-07-14

How to Cite

Tutik Wijayanti, Masrukhi Masrukhi, Hendri Irawan, & Suyahmo Suyahmo. (2025). Penguatan Karakter Cinta Damai Bagi Generasi Muda dalam Mewujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman di Desa Gogik. ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat, 3(4), 203–215. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v3i4.2148

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.