Pendampingan Pemanfaatan Limbah Dapur Menjadi Kompos dan Pupuk Organik Cair untuk TOGA di Desa Lise

Authors

  • Reza Asra Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Jamaluddin Ahmad Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Angga Nugraha Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Ahmad Mustanir Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Sunandar Said Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Aksal Mursalat Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Iranita Haryono Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Musdalifa Mansur Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Nurlaelah Nurlaelah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Ayu Wulandary Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Astrini Padapi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Fenny Hasanuddin Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

DOI:

https://doi.org/10.61132/aspirasi.v4i4.2891

Keywords:

Community Assistance, Compost, Family Medicinal Plants, Kitchen Waste, Liquid Organic Fertilizer

Abstract

Kitchen organic waste in Lise Village had not been systematically utilized, although family medicinal plants were already cultivated in some household yards and the village park offered potential for a public demonstration area. This community service program aimed to assist residents in converting kitchen waste into solid compost and composter leachate utilized as liquid organic fertilizer for family medicinal plants. The program was conducted from 1 July to 30 August 2026 and involved 27 village officials, community health cadres, Family Welfare Empowerment members, and residents. Activities included situation analysis, waste sorting, socialization, hands-on composting, initial leachate harvesting, application to medicinal plants, establishment of a village-park demonstration plot, and monitoring. One batch containing 4–6 kg of organic materials on a wet-weight basis produced 2.5–3 kg of compost showing field indicators of maturity after 30–45 days and 0.5–1 L of leachate, with the first leachate harvest on day 7. Diluted leachate was initially applied to 6 plants in a household demonstration yard and 30 plants in the village park, while mature compost was subsequently utilized as organic material for growing media and plant maintenance. Seven-day monitoring after initial leachate application recorded 30 surviving plants out of 36 (83.33%). Questionnaire and practice observations showed that approximately 90% of participants could repeat the main processing steps, while approximately 95% expressed willingness to continue the practice independently. The program established initial community capacity and a public demonstration area for household organic-waste utilization.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkatiri, A., Handayani, R. T. N., Rosa, O., Bahruna, M. A., & Arum, D. P. (2024). Pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah rumah tangga sebagai solusi ramah lingkungan untuk pertanian berkelanjutan pada Desa Klurak Candi Sidoarjo. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 360–367.

Ali, H., Gustiana, M., Suyanto, J., & Susanty, S. (2024). Comparison of the concentration of local microorganisms (MOL) in stale rice during the composting process. Public Health of Indonesia, 10(2), 185–193. https://doi.org/10.36685/phi.v10i2.793

Amelia, F., Qurata’aini, F., Amelia, F., Amelia, K., Aini, S., Iryani, I., & Yusmaita, E. (2025). Enhancing community knowledge and attitudes toward organic liquid fertilizer production through participatory training in Nagari Paninjauan, X Koto District, Tanah Datar Regency. Pelita Eksakta, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss01/271

Andriani, A. E., Shobrina, A. S., Nurrohmah, I. P., & Irbah, K. (2023). Pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk cair dan pupuk padat. Jurnal Bina Desa, 4(2), 241–244. https://doi.org/10.15294/jbd.v4i2.32473

Anggraeni, L., Robi`in, R., Zubaidi, T., Anwar, N. A., & Damanhuri, D. (2024). Pengaruh pupuk organik cair dari limbah kulit buah dan daun sebagai substitusi pupuk kimia terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Vegetalika, 13(2), 145–157. https://doi.org/10.22146/veg.84697

Aprianti, N., & Supeno, B. (2024). Optimalisasi pemanfaatan limbah dapur sebagai pupuk organik cair (POC) untuk lingkungan pertanian di Desa Mujur Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Wicara Desa, 2(6), 584–590.

Asrori, I., Chahyadi, E., Wahyuni, S., Heru, Y. D. N., Fadya, F., Mahfiroh, R., & Putri, D. M. (2026). Utilization of organic waste through liquid organic fertilizer production in school environment. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 710–716. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v10i2.32447

Awami, S. N., & Subekti, E. (2024). Pengolahan limbah organik rumahtangga menjadi kompos di PKK RT04/04 Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(2), 334–339. https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v9i2.4508

Azhar, A., Sarfirriska, S., Nuriyah, R. P., Maesanah, W., Khaerurrafiah, E., Utami, C. R., ... Scabra, A. R. (2025). Pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC) di kawasan wisata Desa Bayan. Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment, 4(1), 23–32. https://doi.org/10.29303/jppi.v4i1.6790

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidenreng Rappang. (2025). Kecamatan Panca Lautang dalam angka 2025. BPS Kabupaten Sidenreng Rappang.

Dwisvimiar, I., Kusumaningsih, R., & Efriyanto. (2023). Pembuatan pupuk organik cair (POC). Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi, 1(4), 679–690. https://doi.org/10.57248/jilpi.v1i4.190

Karim, H., Ali, A., Rachmawaty, R., Syamsiah, S., & Suryani, A. I. (2022). Pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik cair sebagai solusi IPTEKS pengolahan limbah rumah tangga. Jurnal IPMAS, 2(3), 134–140. https://doi.org/10.54065/ipmas.2.3.2022.271

Kurniawan, D., Naryoto, P., & Setiono, D. (2026). Community empowerment through organic waste management for TOGA urban farming, Bekasi. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 539–550. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v10i2.29638

Kusuma, Y. A., & Sudarni, D. H. A. (2023). Pendampingan pembuatan pupuk kompos dalam menunjang pertumbuhan tanaman obat keluarga (TOGa). Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat, 5(2), 1–7. https://doi.org/10.30630/jppm.v5i2.1143

Maulana, R., Wulandari, L. A., & Sari, S. I. (2023). Upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Tanggulangin Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Jurnal Abdisembrani, 1(1), 28–32. https://doi.org/10.55719/as.v1i1.623

Mujtaba, A., Cahyani, L., Basyir, A. A., Sari, A. F., Al-Syaf, H., Ramadhani, R. M., ... Fatmawati, F. (2024). Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos ramah lingkungan di Desa Padaawas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 2881–2886. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i7.1355

Nofianti, T., Ismaya, P. L., Rahmat, S. P. A., Fadilah, Y. N., Pamungkas, A. M., & Fajry, F. R. (2025). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi pembuatan pupuk organik cair dan budidaya TOGA di Dusun Bantarhuni. Bakti Tunas Husada Conference Series, 3(1).

Prasetio, H. A., Rohmania, D. R., & Rosyadi, M. I. (2025). Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Wuled dalam pengelolaan limbah dapur melalui pembuatan kompos rumah tangga. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 156–162.

Puspitasari, N., Fadilah, F. M., Hutasuhut, A. R., Adwha, R., Nabila, E., Lawolo, S. A., ... Fauzi, S. (2022). Pemanfaatan lahan sempit untuk budidaya tanaman obat keluarga di Kelurahan Sempaja Timur Kota Samarinda. Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4, 97–104.

Rahmawati, Y., Farihah, A., & Indahyanti, U. (2025). Optimalisasi lahan sempit untuk budidaya tanaman obat keluarga dan pembuatan kompos di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(5), 1688–1699.

Saragih, D. A., Pulungan, D. R., Yosephine, I. O., Guntoro, G., Tarigan, S. M., & Wahyuni, R. (2023). Pemanfaatan limbah dapur (sayuran) untuk pembuatan pupuk kompos Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 4813–4817. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.16152

Susanti, L. D., Azzahra, N. S., Ansania, A., Larasati, E. T., Triliyani, I., Khoiriyah, M., ... Ilmi, U. (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.32332/9y0xk656

Zendrato, M. W., Gulo, A., Heppy, L., Nazara, K., Waruwu, J., Gulo, S., ... Zebua, P. (2024). Kajian penggunaan pupuk organik dan dampaknya terhadap pertanian berkelanjutan. PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(2), 113–119.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Reza Asra, Jamaluddin Ahmad, Angga Nugraha, Ahmad Mustanir, Sunandar Said, Aksal Mursalat, … Fenny Hasanuddin. (2026). Pendampingan Pemanfaatan Limbah Dapur Menjadi Kompos dan Pupuk Organik Cair untuk TOGA di Desa Lise. ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian Dan Kegiatan Masyarakat, 4(4), 197–211. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v4i4.2891

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)