Konflik Batin Tokoh dalam Cerpen “Cinta Semata Wayang” Melalui Perspektif Psikoanalisis Freud

Authors

  • Selviah Selviah Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Nori Anggriani Universitas Muhammadiyah Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.61132/morfologi.v3i6.2494

Keywords:

Conflict, Id Ego Superego, Psychoanalysis, Responsibility, Wayang

Abstract

This study analyzes the short story Cinta Semata Wayang by Nuryana Asmaudi SA using a literary psychology approach grounded in Sigmund Freud’s psychoanalytic theory. The research applies a literature study with a descriptive qualitative method. Data were collected through close reading to identify structural elements and the psychological dynamics of the characters. The findings reveal marital conflict symbolized through wayang figures, particularly Rama and Sinta. Structurally, the story presents a progressive plot, symbolic and metaphorical language, and central themes of love and responsibility. The psychological analysis highlights the interaction of the id, ego, and superego within the main characters: Rama experiences tension between personal desires and moral norms, while Sinta demonstrates superego dominance through loyalty and emotional endurance. The short story emphasizes that true love is not solely based on emotion but also requires responsibility, commitment, and moral awareness as the foundation of a harmonious and sustainable relationship. This research contributes to literary psychology studies and deepens understanding of moral values in literature.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, V. E., & Hikam, A. I. (2025). Analisis psikologi sastra pada novel Areksa: Kajian psikologi Sigmund Freud. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(3), 261–271.

Amilah, I., Aeni, E. S., & Wuryani, W. (2023). Analisis tema, amanat, dan nilai moral dalam novel Janji karya Tere Liye. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 165–176.

Anggita, D., & Satriani, I. (2025). Kajian kritik sastra dengan pendekatan psikologi sastra pada cerpen Kucing Setan yang Merasakan Cinta karya Cicilia Oday. Didaktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 43–50.

Arisanthi, N. (n.d.). Analisis struktural dan nilai sosial budaya dalam cerpen Mamadu Ngajak Leak karya I Ketut Sandiyasa. Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Daerah.

Freud. (2022). Jurnal kependidikan.

Hasanah, M., Julia, V., & NH, L. Q. Z. (2025). Analisis latar dalam cerpen “Celoteh Ismail” karya Komala Sutha pada Media Indonesia tahun 2022. Jurnal Didactique Bahasa Indonesia, 6(1), 25–36.

Kartanegara, S. V., Putri, N. Q. H., & Ulwatunnisa, M. (2025). Representasi id, ego, dan superego dalam lagu “Satu Hari Lagi” karya Daniel Baskara Putra (Hindia): Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2084–2098.

Lestari, N. S., Wibowo, W., & Waslam, W. (2022). Pengaruh novel Katarsis karya Anastasia Aemilia terhadap psikologis pembaca. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 12(1), 42–54.

Lestari, P., Permana, A. R., & Kurniawan, E. D. (2023). Pendekatan psikoanalisis dalam cerpen Pelayatan karya D. Widya P. Journal Sains Student Research, 1(2), 1096–1101.

Manesah, D. (2024). Analisis id, ego, dan superego pada iklan televisi Gojek Mempersembahkan: Cerdikiawan. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 1(3), 44–56.

Nurjam’an, M. I., Musaljon, M., Sofiatin, S., & Amri, A. (2023). Analisis psikologi sastra dalam novel Paradigma karya Syahid Muhammad sebagai pengembangan bahan ajar sastra di SMA. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(1), 105–112.

Putri, W. S., Rasyimah, R., & Safriandi, S. (2023). Analisis tokoh dan penokohan tokoh utama dalam novel Not Me karya Caaay. Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 215–227.

Rahma, D. F., Bahri, A. N., Irawan, D., & Fahira, D. A. (2025). Analisis unsur intrinsik pada karya sastra modern cerpen “Guru” karya Putu Wijaya. Sasando: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 8(1), 9–15.

Rakasiwi, S. D., Hudhana, W. D., & Anggraini, N. (2021). Nilai sosial pada cerpen koran Republika edisi Juli–Agustus 2020 (Pendekatan sosiologi sastra). Prosiding Samasta.

Sabila, A. H., & Nurhayati, M. (2022). Analisis cerpen “Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita” menggunakan pendekatan objektif. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(4), 98–104.

Saragih, A. K., Manik, N. S., & Samosir, R. (2021). Hubungan imajinasi dengan karya sastra novel. Asas: Jurnal Sastra, 10(2), 100–110.

Sumaryanti, L. (2024). Analisis psikologi sastra dan pendidikan akhlak pada cerpen Dua Wajah Ibu karya Guntur Alam.

Surbakti, F. E., Ramadani, R., Heriani, U., & Kunci, K. (n.d.). Analisis unsur intrinsik cerpen Hening di Ujung Senja karya Wilson Nadeak.

Titania, D. A., Wiharja, I. A., & Anggraini, N. (2021). Kajian kritik sosial dalam cerpen pada surat kabar Jawa Pos Online edisi 20 September–11 Oktober 2020 (Tinjauan sosiologi sastra). Prosiding Samasta.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Selviah Selviah, & Nori Anggriani. (2025). Konflik Batin Tokoh dalam Cerpen “Cinta Semata Wayang” Melalui Perspektif Psikoanalisis Freud. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 3(6), 38–50. https://doi.org/10.61132/morfologi.v3i6.2494

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.