Materialisme dan Elitisme dalam Lirik Lagu Bento Karya Irwan Fals Sebagai Konruksi Wacana Kritis Van Dijk

Authors

  • Fitria Khoirunnisa Universitas Bina Bangsa
  • Desma Yuliadi Saputra Universitas Bina Bangsa
  • Rina Andriani Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2788

Keywords:

Bento Song Lyrics, Critical Discourse Analysis, Elitism, Materialism, Van Dijk.

Abstract

This study aims to examine the construction of critical discourse against elitism and materialism in the lyrics of Iwan Fals' song "Bento" using Teun A. Van Dijk's Critical Discourse Analysis (CDA) approach. The CDA approach considers discourse as a social practice that demonstrates the relationship between ideology and power in society. This research was conducted using a qualitative descriptive method with text analysis of micro, macro, and superstructure. The results show that the lyrics of the song "Bento" demonstrate a critique of elitism by depicting the character "Bento" as a symbol of an arrogant, exclusive, and alienated elite class. On the other hand, the lexical choices that emphasize material possession as a means of legitimizing social status and power are translated as materialism. The song "Bento" functions not only as a work of art but also as a tool for social criticism that encourages discussion about resistance to materialism and elitism in society

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliyaturrahmah, H. (2026). Sedia aku sebelum hujan: Analisis tindak tutur dan implikatur lirik lagu karya Idgitaf. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 5(1). https://doi.org/10.55606/jurribah.v5i1.7761

Aska, W., Alghifari, M. F., & Goziyah, G. (2022). Analisis wacana kritis van dijk pada lirik lagu “usik” karya feby putri. Jurnal Skripta, 8(2), 36-42.

Astriani, R. E. (2025). Analisis semiotika terhadap nilai-nilai kesetiaan dalam lirik lagu Nidji. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 2(3). https://doi.org/10.62383/federalisme.v2i3.1077

Dalimunthe, D., et al. (2025). Analisis gaya bahasa dan makna lirik lagu Berpayung Tuhan karya Nadin Amizah: Kajian stilistika. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 3(3). https://doi.org/10.59031/jkppk.v3i3.580

Gunawan Putra, K., & Meilantari, N. L. G. (2025). Gaya bahasa kias dalam lirik lagu Kuyamu To Kaite Mirai karya Mafumafu. Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(4). https://doi.org/10.61132/semantik.v3i4.2255

Haerussaleh, H., & Huda, N. (2023). Analisis Wacana Kritis pada Lirik Lagu “Hati-Hati di Jalan” Karya Tulus (Teori Teun A. Van Dijk). Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(2), 65-72.

Lilipory, et al. (2026). Interpretasi makna lirik lagu “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” karya Sal Priadi melalui pendekatan hermeneutik Schleiermacher. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 5(1). https://doi.org/10.55606/jurribah.v5i1.8746

Nuryana, N., et al. (2025). Peneliti analisis makna konotatif pada lirik lagu adaptasi karya Tulus: Latar belakang, kajian teoritis, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 3(3). https://doi.org/10.59031/jkppk.v3i3.575

Pasingsingan, K. N. (2025). Analisis persuasi assertive dalam kumpulan lirik lagu The Peal. Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 3(6). https://doi.org/10.61132/sintaksis.v3i6.2362

Ramadhan, R., & Ramadhan, M. F. (2025). Analisis semiotika makna kehilangan dalam lirik lagu “Cutting My Fingers Off” oleh Turnover: Analisis semiotika Ferdinand de Saussure. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(4). https://doi.org/10.62383/sosial.v3i4.1241

Rohmah, L. D., & Jayanti, R. (2026). Analisis makna denotasi dan konotasi pada lirik lagu yang berjudul Sorai karya Nadin Amizah. Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 4(1). https://doi.org/10.61132/pragmatik.v4i1.2519

Romadon, M. M. (2025). Analisis Wacana Kritis pada Lirik Lagu “Muara” Karya Adera (Teori Teun A. Van Dijk). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 1519-1526.

Salsabila, A. S. (2025). Representasi konsep diri (self concept) dalam lirik lagu “Mengenal Lebih Jauh” karya Nuca: Analisis semiotik Ferdinand de Saussure. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 2(4). https://doi.org/10.62383/filosofi.v2i4.961

Saputri, V. (2021). Analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk dalam lirik lagu “politik uang” karya Iwan Fals. Jurnal el-Huda, 12(02), 16-29.

Saragupita, A. T., & Triyono, S. (2023). Fenomena Sosial Dalam Lagu-Lagu Karya Nurbayan: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk. Widyaparwa, 51(2), 277-291.

Published

2026-06-30

How to Cite

Fitria Khoirunnisa, Desma Yuliadi Saputra, & Rina Andriani. (2026). Materialisme dan Elitisme dalam Lirik Lagu Bento Karya Irwan Fals Sebagai Konruksi Wacana Kritis Van Dijk. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 4(3), 355–359. https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2788

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.