Strategi Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Kemampuan Santri Berfikir Kritis Terhadap Perkembangan Media Sosial

Studi Kasus di Pondok Pesantren Daruttaqwa III Gresik

Authors

  • Ahmad Zaky Azkyak Universitas Qomaruddin Gresik
  • H. Mustadi Universitas Qomaruddin Gresik

DOI:

https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i2.2633

Keywords:

Critical Thinking, Islamic, Pesantren Strategy, Santri, Social Media

Abstract

In the current digital era, social media has become an open space filled with streams of information, including invalid ones. Santri, as the future generation of the ummah, are required to have critical thinking skills to filter, analyze, and make wise decisions. Islamic boarding schools as traditional Islamic educational institutions are faced with the challenge to remain relevant amidst technological developments. This study aims to: 1) Find out the strategies of Pondok Pesantren Daruttaqwa III Gresik in improving students’ critical thinking skills toward social media developments, 2) Identify supporting and inhibiting factors in the implementation of the strategy, 3) Understand the role of Pondok Pesantren Daruttaqwa III in integrating traditional values with modern approaches to sharpen students’ critical thinking skills. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the strategies include: 1) Integration of digital literacy and critical thinking in the formal education curriculum, 2) Character building and supervision in the dormitory environment as a key strategy, 3) Strengthening through extracurricular activities, awareness campaigns, and limited training. Supporting factors include strong leadership, dedication from teachers and administrators, presence of traditional Islamic values as ethical foundations, and increased student awareness. Obstacles include time limitations, lack of structured materials, varying digital literacy levels, and the rapid evolution of social media. The pesantren has successfully integrated Islamic values such as tabayyun, adab, amanah, and husnudzon with modern approaches.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulloh, Amin, 2011, Agama dan Pluralitas: Menuju Indonesia yang Toleran., Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Adawiyyah, Robiatul, 2024, Strategi Pondok Pesantren Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Santri Di Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an Wal Hadits Jatiwaringin, Tesis-UIN Syarif Hidayatulloh, Jakarta.

Ahmad, Syarifuddin,2016, Efektivitas Pengembangan Kemampuan Berfikir Kritis Santri melalui metode halaqoh dalam pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, Skrpsi-UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Al Qardhawi,Yusuf, 1991, Fiqh al-Ahadith wa al-Athar fi al-Mu'amalat al-Maliyyah wa al-Iqtisadiyyah, Beirut : Musasah Al Risalah.

Al Walidah, Iffah, 2017,Tabayun di Era generasi Milenial, Jurnal LIVING HADIST, Vol. 2, No.1.

Al-Ghazali, 2001, Ihya' 'Ulumuddin dan Terjemahnya, Beirut: Dar al-Ma'rifah, Jilid I.

Arifin, Imron, 1993, Kepemimpinan Kyai, Malang: Kalimasahada Press.

Arifin, M, 1991, Kapita Selekta Pendidikan Islam dan Umum, Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, Nurul Hudha Khoirul, 2024, Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Santri Melalui Kegiatan Shawir di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo, Tesis-IAIN Ponorogo.

Arikunto, Suharismi,2002, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Bahri Ghazali, M, 2002, Pesantren Berwawasan Lingkungan, Jakarta: CV. Prasasti.

Bungin,2013, Strategi Komunikasi Politik dalam Kampanye Pemilu., Jakarta : Kencana Predana Media Group.

Depag RI, 2003, Pola Pembelajaran di Pesantren, Jakarta : Ditpekapontren dirjen kelembagaan agama islam.

_______, 2003, Pola Pengembangan Pondok Pesantren, Jakarta: Ditpekapontren Ditjen Kelembagaan Agama Islam Depag.

Dhofier, Zamakhsyari, 1994, Tradisi Pesantren, Studi Pandangan Hidup Kiyai Dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, Jakarta : LP3ES.

Egden, Paul dan Kauchak, 2012, Strategi dan Model Pembelajaran Mengajarkan Konten Ketrampilan Berfikir, Jakarta : Indeks.

Gunawan dan hasan, ali, 2016, Islam nusantara dan kepesantrenan, Yogyakarta interpena.

Gunawan, Imam, 2013, Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: Bumi Askara.

H, Umar, 2014, Strategic Management in Action, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Hadiawati, Lina, 2018, Pembinaan Keagamaan sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Siswa Melaksanakan Ibadah Sholat, Jurnal Pendidikan, Vol 12, No.01.

Hardani, dkk, 2020, Metode Penelitian Kualitatif & Kualitatif, Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu.

Hasan, Tholhah,2023, Metode Penelitian Kualitatif Tinjauan Teoris dan Praktis, Malang: Universitas Malang.

Hidayanto, Dwi Nugroho dan Zainab Hamim Ham, 2020, Pengantar Ilmu Pendidikan Teoritis Sistematis Untuk Guru dan Calon Guru, Depok : PT Rajagrafindo Persada.

Jannah, Kartika Nurul, 2023, Pembentukan kemampuan berfikir kritis melalui metode halaqah pada pembelajaran fikih di Pondok Pesantren Riset Al- Khawarizmi Mijen Semarang, Tesis-UIN Wali Songo.

Jenkins, H, 2006, Convergence culture: Where old and new media collide, New York : New York University Press.

Kaplan, Andreas M dan Michael Haenlein, 2010, User of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media, Majalah Business Horizons.

Kementrian Agama RI, 2015, Al-Qur’an Tafsirnya, Jakarta: Widya Cahaya.

Kholisotul, Ulfi,2022, Penerapan Asas Fikir : Teori, Aksi, Kontemplasi di Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Babadan Ponorogo untuk meningkatkan kemampuan berfikir santri, Tesis-UIN Ponorogo.

M, Rogers, E, 2003, Diffusion of innovations, New York: Free Press.

Majid, Abdul, 2009, PerencanaanPembelajaran, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mua’awanah, 2009, Manajemen Pesantren Mahasiswa, Kediri: STAIN Press.

Mumtahannah, Nurotun, 2013, Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik melalui Metode Cooperative Learning dalam Pembelajaran PAI, Jurnal Al-Hikmah Studi Keislaman, Vol 3, No I.

Murdiyanto, Eko, 2020, Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: UPN Veteran.

N, Al-Attas, S. M, 1992, Islam and Secularism, Kuala Lumpur: ISTAC.

Nasrullah, Rulli, 2016, Media Sosial Perspektif komunikasi, budaya dan sosioteknologi, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Putri, Mariza,2020, Analisis Kemampuan Befikir Tingkat Tinggi Matematika Siswa Kelas VIII MTs Sumatra Thawalib Parabek Bukittinggi Tahun Pelajaran 2019/2020, Tesis-UIN Bukit Tinggi.

Qomar, Mujamil,2005, Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokrasi Institusi, Jakarta: Erlangga.

R, H, Ennis, 1996, Critical Thinking, Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Ramadhan, Maudy Febriyanti, 2018, Meningkatkan Kemampuan Bepikir Logis dalam Pembelajaran IPS Melalui Penerapan Pendekatan Problem Based Learning pada Siswa Kelas V SD Negeri Bandung Hilir 01 Pagi Jakarta Pusat, Skripsi-UIN Jakarta.

Rofiq, A, dkk, 2005, Pemberdayaan Pesantren Menuju Kemandirian dan Profesionalisme Dengan Metode Dauroh Kebudayaan, Yogyakarta : Pustaka Pesantren.

Rosyid, Abdul, 2024, Metode Bahsul Masa’il dalam meningkatkan Berfikir Kritis Santri ( Studi Kasus di Pondok Pesantrren As-Salafiyyah I Cincatayan, Sukabumi), UIN Syarif Hidayatulloh,Jakarta.

Rulli Nasrullah, 2016, Media Sosial Perspektif komunikasi, budaya dan sosioteknologi, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Satria, Hariqo Wibawa dan Lukman Hakim Arifin (ed), 2014, Panduan optimalisasi media sosial untuk kementerian perdagangan RI, Jakarta: Tim Pusat Humas Kementerian Perdagangan RI, diakses melalui http://www.kemendag.go.id pada 20 Mei 2017.

Soyomukti, Nurani,2015, Teori-teori Pendidikan, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugiono, 2019, Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.

_________, 2013, Metode Penelitian Kualitatif dan Kombinasi, Bandung, Alfabeta.

Suharto, Babun,2018, Pondok pesantren dan perubahan sosial, Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Suharto, Babun,2018, Pondok pesantren dan perubahan sosial, Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Suparlan, Al Hakim,2004, Strategi Pembelajaran Berdasarkan Deep Dialogue/ Critical Thinking, (DD/CT), Jakarta: P3G, Dirjen Dikdasmen.

Susanto, Ahmad, 2013, Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar Jakarta: Kencana.

Syah, Muhibbin, 2003, Psikologi Belajar, Jakarta: Grafindo Persada.

Wibowo, Agus Wibowo,2010, Pendidikan Karakter : Membangun Karakter Bangsa Berperadapan, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Zakiah, Linda,2019, Berfikir Kritis dalam Konteks Pembelajaran, Bogor: Erzatama Karya Abadi.

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Ahmad Zaky Azkyak, & H. Mustadi. (2026). Strategi Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Kemampuan Santri Berfikir Kritis Terhadap Perkembangan Media Sosial : Studi Kasus di Pondok Pesantren Daruttaqwa III Gresik. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 4(2), 51–69. https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i2.2633

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.