Marginalisasi Bahasa Indonesia di Ruang Publik Digital terhadap Dominasi Bahasa Asing dan Dampaknya pada Identitas Nasional

Authors

  • Sifa Khoirun Nisa Universitas Jambi
  • Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang Universitas Jambi
  • Auli Lestari Manik Politeknik LPP Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2724

Keywords:

Digital, Foreign Languages, Marginalization, National Identity, Netnography

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of the marginalization of the Indonesian language in the digital public sphere and its implications for the sustainability of national identity. Amid the tide of globalization and technological advancements, the use of foreign languages and mixed languages is increasingly dominating communication on social media, potentially displacing the Indonesian language’s role as a symbol of national identity. This study employs a netnographic method, which allows for the observation of natural and contextual language interactions on digital platforms such as TikTok and Instagram. This approach was chosen because it captures authentic language practices as well as the social meanings behind language use within online communities. The results indicate that the marginalization of Indonesian in the digital public sphere is marked by high levels of foreign language use, code-mixing, and a shift in language preferences among the younger generation influenced by factors such as prestige, globalization, and popular culture. This phenomenon not only impacts linguistic aspects but also implies a weakening of national identity as a nation founded on a unifying language. Nevertheless, the digital public sphere also has the potential to serve as a means of strengthening identity if Indonesian is used consistently and adaptively. Therefore, strategic efforts are needed through language policy, education, and digital literacy to ensure the continued vitality of the Indonesian language. This study is expected to make theoretical and practical contributions to the development of sociolinguistic research and the strengthening of national identity in the digital age.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ade Irma, Rasdawita, & Mukhoiyaroh Bambang, S. E. (2026). [Judul artikel tidak tersedia], 11.

Agama, I., Negeri, I., & Ambon, I. (n.d.). AMAL: Journal of Islamic Economic and Business (JIEB), 3(2), 190–199.

Akhirani, N. H. (2026). Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai lambang identitas bangsa. 3(2), 44–53.

Alwi, H., & Sugono, D. (Eds.). (2011). Politik bahasa. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Atiyah, S., Labolo, M., & Perdana, B. A. (2025). Tinjauan yuridis terhadap tanggung jawab negara dalam pengawasan penggunaan bahasa asing di ruang publik. Jurnal Locus: Penelitian & Pengabdian, 4(10), 10015–10022. https://doi.org/10.58344/locus.v4i10.4957

Bakry, S., & Umar, D. (n.d.). Pemanfaatan metode etnografi dan netnografi dalam penelitian hubungan internasional. Global dan Strategis, 15–26. https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.15-26

Violita, A. L., Deyo, S., Nanda, S., & Firdaus, D. (2023). Penggunaan bahasa asing pada makanan siap saji: Analisis penggunaan bahasa dan penampilan produk di McDonald's dan Burger King. 9(16), 62–66.

Firdaus, S. (2025). Penggunaan bahasa Indonesia oleh generasi muda Malaysia di media sosial dan dampaknya terhadap bahasa Melayu: Sebuah analisis wacana kritis. Kolaboratif, 3(2), 72–83. https://doi.org/10.26623/kolaboratif.v3i2.12410

Gustiana, S. N., Zahwa, R., Nuraeni, E., & Dina, S. R. (2025). Pengaruh bahasa asing terhadap kemurnian bahasa Indonesia. 4, 5514–5521. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20130

Hendrastuti, R. (2015). Variasi penggunaan bahasa di ruang publik Surakarta (The language uses variation at Surakarta public space). 11(1), 29–43.

Saragih, G., & Burhayani, E. (2013). Nilai-nilai dalam hikmat karya Charles Hayden. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, (2).

Leyli, E., Saragih, L., Purba, N. P., Sitepu, D. B., & Tambun, A. (2025). Bahasa asing sebagai simbol status dalam realita di Indonesia modern. 22–32. https://doi.org/10.64365/muradik.v1i3.25

Humaeroh, L. M., Hendaryan, R., & Hidayat, A. H. (2022). Penggunaan bahasa Indonesia. Sentra, 1(1), 55–60. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/sentra/index

Meylani, I. R., Kurnia, I., Maharani, W. B., & Rahayuningtyas, A. (n.d.). Analisis campur kode dalam novel Hello Salma. 6(1), 91–99.

Nurhasanah, A. S., Nurwahidah, S. L., & Damayanti, A. D. (2025). Penggunaan bahasa Indonesia pada papan nama/baliho di Kota Garut. 10, 253–262.

Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia. (2025). Dialektika: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 5(1), 110–119.

Priscilia, A., Kusmana, A., Bambang, S. E. M., Purba, A., et al. (2025). Pengaruh penggunaan bahasa gaul pada media sosial terhadap penggunaan bahasa Indonesia. 8(2), 1903–1913. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1216

Safira, Z. S., Rustanto, F. A., Mahardika, M. X., & Anggraeni, N. D. (2024). BISA – Jurnal Pendidikan Bahasa dan Ilmu Sastra. BISA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Ilmu Sastra, 1(1), 68–74.

Santoso, I. (2014). Pembelajaran bahasa asing di Indonesia. 14(1), 1–11. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v14i1.696

Setiana, N. (n.d.). Pudarnya pesona bahasa Indonesia di media sosial: Sebuah kajian sosiolinguistik penggunaan bahasa Indonesia. 1–12.

Silalahi, M. D. (2025). Tantangan dan strategi pelestarian bahasa Indonesia dalam era digital. 4307(1), 1082–1089.

Suryadi, S. (2015). Peranan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran dan perkembangan dunia pendidikan. 3(3). https://doi.org/10.36987/informatika.v3i3.219

Widyawati, E. A., Suryanata, F. A., & Sitanggang, I. (2025). Eksistensi bahasa Indonesia di era globalisasi dan digitalisasi: Kajian sosiolinguistik terhadap penggunaan bahasa oleh mahasiswa Generasi Z. 2(2), 17–39.

Wulansari, W. D. (2020). Linguistik lanskap di Bali: Tanda multilingual dalam papan nama ruang publik. 3(2). https://doi.org/10.24176/kredo.v3i2.4600

Yudin, J., Nurjanah, A., & Widiastuti, D. I. (2024). Kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Paraduta: Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 31–38. https://doi.org/10.56630/paraduta.v2i1.587

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Sifa Khoirun Nisa, Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang, & Auli Lestari Manik. (2026). Marginalisasi Bahasa Indonesia di Ruang Publik Digital terhadap Dominasi Bahasa Asing dan Dampaknya pada Identitas Nasional. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 4(3), 90–105. https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2724

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.