Analisis Respon ChatGPT terhadap Penggunaan Campur Kode pada Penulisan Prompt

Authors

  • Muhammad Farrel Evan Yuri Universitas Negeri Medan
  • Farzad Sahnadi Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Arung Buana Subuh Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Hafif Naibaho Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2729

Keywords:

Artificial Intelligence, ChatGPT, Code-Mixing, Prompt, Sociolinguistics

Abstract

The integration of artificial intelligence, particularly ChatGPT, has become an increasingly common phenomenon among university students in supporting various academic activities, such as searching for information, generating ideas, and completing assignments. On the other hand, in multilingual societies such as Indonesia, code-mixing is a natural, dynamic, and unavoidable linguistic practice in everyday communication, including interactions with artificial intelligence-based technologies. This study aims to analyze how ChatGPT responds to user prompts written using code-mixing, namely a combination of Indonesian with English or local languages. The study employed a qualitative descriptive method using sociolinguistic and human–computer interaction approaches. The research data were obtained by testing a series of simulated prompt texts containing various forms of code-mixing and analyzing the responses generated by ChatGPT. The findings indicate that ChatGPT is capable of understanding instructions expressed in mixed languages, adapting its response style to the communication context, and maintaining semantic accuracy in most cases. However, the study also reveals that the intensity and variation of code-mixing in user prompts significantly influence the accuracy of interpretation, the consistency of language style, and the formal structure of the generated output. Therefore, although ChatGPT demonstrates strong linguistic adaptability, the effectiveness of its responses remains influenced by the characteristics of code-mixing employed in user prompts.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Furqan, W., Wulanda, Hartono, B., & Amelia, N. (2025). Penggunaan campur kode dan alih kode dalam media sosial: Analisis sosiolinguistik pada Generasi Z di Indonesia. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 3(1), 42–50. https://doi.org/10.64958/jipn.v2i2.105

Apriliani, D. (2024). Penggunaan artificial intelligence dalam pembelajaran bahasa Indonesia. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(1), 15–21. https://doi.org/10.22437/dikbastra.v7i1.33262

Arsiwan, J. (2025). Pengaruh interferensi bahasa daerah terhadap struktur kalimat bahasa Indonesia. Journal of Language Studies, 1(1), 9–16. https://doi.org/10.70716/jols.v1i1.28

Balqis, N. A. (2022). Analisis campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Jawa di media sosial Twitter. Jurnal Komposisi, 7(1). https://doi.org/10.53712/jk.v7i1.1866

Balqis. (2022). Campur kode penutur di platform Twitter. Jurnal Sosiolinguistik Indonesia, 4(2), 85–98.

Dewi, A. R. (2025). Dampak penggunaan ChatGPT terhadap kompetensi komunikasi tertulis mahasiswa. Jurnal Pendidikan Kebahasaan, 12(1), 45–58.

Dewi, N. P. S. (2025). Dampak penggunaan ChatGPT terhadap kemampuan komunikasi tulisan mahasiswa dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation, 4(2), 148–158. https://doi.org/10.53977/jsv.v4i2.3303

Etik, Harsia, & Kartini. (2022). Alih kode dan campur kode bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia pada siswa kelas X SMK Kristen Palopo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 8(1), 148–158. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1769

Fathony, M. H., Hizraini, A. A., Aulia, R., & Almaisarah. (2024). Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(4), 16601–16607.

Ifnaldi. (2022). Alih kode campur kode dalam percakapan di Pasar Bang Mego Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 5(2), 445–454. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v5i2.1889

Iftitah, N., Hambali, & Karumpa, A. (2022). Campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di media sosial Instagram. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(2), 148–158. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i2.250

Imran, M. A., & Natsir, N. (2026). Interferensi bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi formal. Journal of Administrative and Social Science, 7(1), 351–362. https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2237

Julianti, D., & Siagian, I. (2023). Analisis pengaruh bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 5829–5836.

Mariyadi, Al Asri, D. F., Pratama, I. W. S. W. P., Marthaningrum, G. B., & Siahaan, J. G. (2024). Persepsi mahasiswa terhadap pemanfaatan ChatGPT dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4).

Nirwani, N., & Priyanto. (2024). Integrasi artificial intelligence dalam pembelajaran bahasa di SMP. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(1), 31–38. https://doi.org/10.22437/dikbastra.v7i1.36858

Norhidayah, Hadijah, S., Alimah, N., & Lestari, C. N. (2025). Fenomena campur kode pada media sosial Instagram. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 110–123. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.232

Pangestu, D., & Kovit, Z. (2025). Hubungan antara ketepatan berbahasa dan akurasi respons AI: Studi pada prompt Bahasa Indonesia. Karimah Tauhid, 4(8), 5949–5953. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20298

Pratiwi, N. K., Yulianto, B., Mintowati, Supratno, H., Sodiq, S., & Mulyono. (2024). Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT: Peluang dan tantangan bagi pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib pada kurikulum perguruan tinggi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2730–2742. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3931

Simatupang, R. R., Rohmadi, M., & Saddhono, K. (2018). Alih kode dan campur kode tuturan di lingkungan pendidikan. LingTera, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.21831/lt.v5i1.19198

Suhendi, E. T. (2025). Peran ChatGPT dalam meningkatkan kemampuan menulis akademik Bahasa Indonesia: Sebuah kajian literatur sistematis. KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research, 2(3), 159–172.

Sujaini, H. (2019). Penggunaan bahasa Indonesia sebagai pivot language pada mesin penerjemah Madura–Sunda dengan metode transfer dan triangulation. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 3(2), 170–175. https://doi.org/10.29207/resti.v3i2

Sulistiyowati, & Fathurohman, I. (2024). Alih kode dan campur kode dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada era industri kreatif di SDN Bakaran Wetan 03. Janacitta: Journal of Primary and Children's Education, 7(1). https://doi.org/10.35473/jnctt.v7i1.2719

Suryanirmala, N., & Yaqien, I. (2020). Campur kode dan alih kode dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi (Kajian sosiolinguistik). Jurnal Kebahasaan.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Muhammad Farrel Evan Yuri, Farzad Sahnadi Pasaribu, Arung Buana Subuh, & Muhammad Hafif Naibaho. (2026). Analisis Respon ChatGPT terhadap Penggunaan Campur Kode pada Penulisan Prompt. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 4(3), 121–133. https://doi.org/10.61132/morfologi.v4i3.2729