Urgensi Intensifikasi Program Literasi Berbasis Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP N 1 Paninggaran

Authors

  • Djennar Al Mayzuni Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Vika Aulia Safitri Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Klaudia Siti Nur Azizah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Fatma Fauziyah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • M. Fauzan Amanulloh Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Rissa Shofiani Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.61132/semantik.v4i3.2793

Keywords:

Indonesian Language, Literacy Culture, Literacy, Program Intensification, Reading Interest

Abstract

Literacy is an important foundation in education because it plays a role in improving the ability to understand information, think critically, and support learning success. However, students' reading interest at SMP Negeri 1 Paninggaran remains relatively low, mainly due to limited access to reading materials influenced by the school's geographical condition in a mountainous area. This study aims to describe the condition of students' literacy culture, the influence of geographical conditions on literacy, the role of the Indonesian language subject in strengthening literacy, and strategies for intensifying literacy programs at school. The study employed a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of Indonesian language teachers, library staff, and students of SMP Negeri 1 Paninggaran. The results show that students' reading interest is still low, literacy activities have not yet become a sustainable habit, and literacy-supporting facilities remain limited. Geographical conditions also affect access to reading materials and the development of students' literacy culture. The Indonesian language subject has a strategic role in strengthening literacy through the integration of reading and writing activities into the learning process. The intensification of literacy programs is carried out through the addition of Indonesian language instructional hours, optimization of the library, development of reading corners, and integration of literacy activities into classroom learning. These findings indicate that literacy strengthening based on the Indonesian language subject can be an effective strategy for building a sustainable literacy culture in the school environment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bu’ulolo, Y. (2021). Membangun budaya literasi di sekolah. BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima, 3(1).

Coo, R. L., Qondias, D., Kaka, P. W., & Wau, M. P. (2024). Implementasi pojok baca untuk meningkatkan kemampuan membaca (Studi eksplorasi gerakan literasi sekolah). DE Journal (Dharmas Education Journal), 5.

Eka Saputra, E., & Zibar Parisu, C. L. (2025). Penguatan literasi Bahasa Indonesia di sekolah dasar melalui strategi pembelajaran yang mendorong berpikir kritis dan kreatif. JAMPI: Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif, 1.

Farhan, R. (2019). Pengelolaan perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa di SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar (Skripsi).

Febriyanti, R., Tisnasari, S., & Setiawan, S. (2025). Pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sarana pelaksana kegiatan literasi dalam menguatkan budaya literasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10.

Halomoan Hrp, J. (2025). Analisis kebijakan pemerintahan dalam mengatasi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2). http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tips

Karmilah, L., & Yuniarti, Y. (2025). Strategi efektif guru dalam meningkatkan literasi dan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Papeda, 7(1).

Kartini Indah Sari Siregar, S., Yusnaldi, E., Widiya Putri, C., Almeida, A., Idma Siregar, N., Farida Zuhra, C., & Sumatera Utara, U. (2025). Pengaruh kondisi geografis Indonesia terhadap interaksi belajar mengajar di SD/MI. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9.

Khusna, S., Mufridah, L., Sakinah, N., & Annur, A. F. (2022). Gerakan literasi dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 2. https://doi.org/10.35878/guru/v2.i2.454

Kurniawati. (2024). The relationship between literacy skills and students’ academic achievement: A meta-analysis study. Didaktika: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 7.

Mulyadi, & Primasari, F. (2014). Implementasi perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.

Nyoko, A. K. (2016). Peran pengembangan perpustakaan dalam meningkatkan pembelajaran mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di MA Darut Taqwa Sengonagung Pasuruan. Jurnal Mafhum, 2.

Pitriani, Rosidah, M., & Yuniar. (2025). Strategi pengelolaan perpustakaan sekolah untuk meningkatkan literasi baca siswa. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3).

Rahmaliya, N., Niswah, C., & Mislawaty, S. E. (2025). Pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar di SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(1).

Rokfah, M., & Diana, E. (2024). Manajemen perpustakaan dalam meningkatkan literasi membaca siswa pada asesmen kompetensi minimum. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(3). https://doi.org/10.31949/educatio.v10i3.9179

Simbolon, J. (2023). Transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan literasi di sekolah. JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 162–171. https://doi.org/10.47709/jbsi.v3i01.2941

Swanto, Y. A., & Darlis, A. (2025). Implementasi program literasi dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran PAI di SMP IT Nurul Ilmi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Thalib, N. R., Janna, R. T., Syal Sabila S., Sumaila, N. S., Cahyani, R., Rahma, A. A., Tanango, A. S. P., A’yun, N. Q., & Efendi, F. K. (2026). Darurat membaca di Indonesia: Implikasi rendahnya kemampuan literasi terhadap kualitas sumber daya manusia. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.60126/maras.v4i1.1387

Wenni Septia Pratiwi, Indah Ratu Sehati, Alhafiz Rasya Ramadhan, Sani Safitri, & Rani Oktapiani. (2026). Inovasi pembelajaran sebagai strategi penguatan literasi kritis peserta didik. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 4(1), 183–195. https://doi.org/10.62383/sosial.v4i1.1592

Yeremias Bardi, Anastasia Evarista Theresia Astita Bura, Maria Cetrih Angelsa Nati, Weronika Kartika Weka, Sulaiman, S., & Yohanes Swasti Sue. (2025). Penerapan metode literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri Restorasi Doreng. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(1), 270–287. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i1.1483

Downloads

Published

2026-08-05

How to Cite

Djennar Al Mayzuni, Vika Aulia Safitri, Klaudia Siti Nur Azizah, Fatma Fauziyah, M. Fauzan Amanulloh, & Rissa Shofiani. (2026). Urgensi Intensifikasi Program Literasi Berbasis Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP N 1 Paninggaran . Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 4(3), 52–65. https://doi.org/10.61132/semantik.v4i3.2793

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.