Pengembangan Media Permainan Archery untuk Melatih Self Disclosure (Keterbukaan Diri) Siswa melalui Layanan Bimbingan Klasikal

Authors

  • Riska Suzana Amelia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Yenti Arsini Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61132/semantik.v4i3.2903

Keywords:

Archery Game Media, Classical Guidance, Guidance and Counselling, Junior High School Students, Self-Disclosure

Abstract

This study aims to develop the Archery game media as a classical guidance and counseling service medium to train students’ self-disclosure and to determine the level of validity and practicality of the developed media. This research uses the Research and Development (R&D) method with a 4D development model, limited to the Develop stage. The research subjects consisted of students in class VII-1 at SMP Negeri 8 Percut Sei Tuan, guidance and counseling teachers, as well as media and material expert validators. Data collection techniques were conducted through interviews and questionnaires. The research instruments included media expert validation questionnaires, material expert validation questionnaires, teacher response questionnaires, and student response questionnaires. The results showed that the Archery game media obtained a validity percentage of 90% from media experts with a very valid category and 94% from material experts with a very valid category. The practicality test results obtained a percentage of 96% based on the guidance and counseling teacher’s response and 88.44% based on students’ responses, both in the very practical category. This game media helps students become more active in participating in guidance services, increases their courage in expressing thoughts and feelings, and creates an interactive and enjoyable learning atmosphere. Therefore, the Archery game media is suitable for use in classical guidance services to train students’ self-disclosure.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmilasih, N., Wahyuni, H., Lubis, M. A., Konseling, B., Jambi, U. N., & Indonesia, K. J. (2022). Upaya meningkatkan self-disclosure siswa melalui teknik homeroom dalam layanan bimbingan kelompok. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 3(2), 93–102. https://doi.org/10.32505/syifaulqulub.v3i2.5241

Darlianis. (2016). Profil pencapaian tugas perkembangan siswa. Jurnal Pendidikan Sain, Sosial dan Humaniora, 2(2), 61–68. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/suaraguru/article/view/2400

Devito, J. A. (2004). The interpersonal communication. Pearson Education.

Dyah Fitriana, A., Anugrah Vidyanto, A., Widi, S., Legistia, I., Nulhakim, L., Fajariyanti, N., & Novianti Taufik, A. (2025). Kosmologi: Jurnal Pendidikan IPA dan Sains pengembangan media pembelajaran video interaktif berbantuan Prezi dengan model 4D. Kosmologi: Jurnal Pendidikan IPA dan Sains, 1(1), 39. https://ejournal.untirta.ac.id/kosmologi

Fadila, N., Sofyan, H., & Yusra, A. (2026). Identification of self-disclosure levels among students addicted to online games at a senior high school in Muaro Jambi. TOFEDU: The Future of Education Journal, 5(2), 2267–2274.

Fayrus, & Slamet, A. (2022). Model penelitian pengembangan (R&D).

Hasanah, U., & Afni Safarina, N. (2023). Gambaran self-disclosure pada mahasiswa Universitas Malikussaleh berdasarkan budaya. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(4), 686–695.

Indah Cahyani Fut. (2025). Peran bimbingan dan konseling dalam pendidikan serta implementasi bimbingan dan konseling di SDN 32 Kota Bengkulu. 6(2), 253–260. https://doi.org/10.62159/jpt.v4i3.883

Indaryanti, R. B., Murtiyasa, B., & Soemardjoko, B. (2025). 4D research and development model: Trends, challenges, and opportunities review. 25(1), 91–98. https://doi.org/10.31599/na7deq07

Izramadhani, N. S. I. (2024). Model media Game Action Molly untuk melatih self-disclosure siswa. KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya, 5(4), 124–132. https://doi.org/10.31960/konseling.v5i4.2529

Kurniawan, M. I., Prasetya, A. F., Saputra, W. N. E., & Handaka, I. B. (2025). Bimbingan kelompok berbasis experiential learning melalui permainan: Mewujudkan BK yang menyenangkan. Jurnal Ilmu Bimbingan dan Konseling, 2(2), 31–36. https://sihojurnal.com/index.php/bikoling/article/view/724

Laoli, D. J., Munthe, M., & Damanik, H. R. (2023). Meningkatkan keterampilan self-disclosure melalui Jendela Johari siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara. Jurnal Ilmiah Program Studi Bimbingan dan Konseling, 1(1), 34–50.

Mat Yusuf, M., Asrori, M., & Putri, A. (2025). Analisis keterbukaan diri (self-disclosure) siswa laki-laki kepada guru BK di SMA Negeri 01 Pulau Maya. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(4), 57–67. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i4.4187

Miranti Rasyid, M., Irwina Dyah Apriani, I. D., Sista Irianti, S., & Astrid Verlanda, A. (2020). Dice of Feelings untuk meningkatkan self-disclosure. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 6(1), 17–24. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v6i1.2359

Nugraha, H., & History, A. (2024). Peranan model permainan Fun Archery terhadap pengembangan konsentrasi pada anak berkebutuhan khusus, 11–17. https://doi.org/10.21009/jpja.v4i02.53153

Nugroho, R. A., Agustin, I. M., & Sawiji. (2021). Perubahan perilaku fisik dan psikologis pada remaja SMP dengan kebiasaan bermain game online di SMP Negeri 1 Karangmoncol. University Research Colloqium, 2019, 44–49.

Nurjanah, A., Novianti, C., Thoyyibah, D. N., & Izzah, E. N. (2026). Implementasi layanan bimbingan klasikal melalui media pohon percaya diri dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMA Hidayatullah. JHP: Jurnal Harmoni Pendidikan, 2(2), 120–128. https://doi.org/10.64845/jhp.v1i2

Puteri, D. E., & Rosada, U. D. (2026). Hubungan self-disclosure dengan kecemasan sosial pada siswa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 748–754. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10147

Rahmania, Y., Rozzaqyah, F., Lubis, K., Wisma, N., & Tanjung, R. F. (2023). Exploring self-disclosure behavior among adolescents in Palembang. Altruistik: Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan, 3(2), 56–64.

Sahidu, C., Fisika, P. P., Mataram, U., Majapahit, J., Mataram, N., & Korespondensi, E. (2020). Tahap define dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. 4(2), 149–157. https://doi.org/10.29408/kpj.v4i2.2666

Sihombing, B. (2024). Model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) dalam pembelajaran pendidikan Islam. 4, 11–19. https://doi.org/10.55438/jiee.v4i1.135

Sukma, I., Zurweni, Z., & Ali, M. (2022). Pengembangan model latihan memanah berbasis permainan F-One Archery pada peserta didik sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 1219–1230. https://doi.org/10.38035/jmpis.v3i2.1362

Suratman, B. M., & Pranata, K. (2024). Pengembangan media ular tangga bagi Kali (BALI) pada pembelajaran matematika materi perkalian dan pembagian kelas II sekolah dasar. Jurnal Kependidikan, 13(4), 5185–5194.

Utami, M. D. K., Lesmana, K. Y. P., & Adnyana, I. K. S. (2025). Pengembangan media latihan gerak dasar panahan berbasis video tutorial pada para peserta ekstrakurikuler SMA Negeri Bali Mandara. Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, 13(1), 92–104. https://doi.org/10.23887/jjp.v13i1.91343

Wendari, W. N., Badrujaman, A., & Sismiati S., A. (2016). Profil permasalahan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Bogor. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 134. https://doi.org/10.21009/insight.051.19

Wonomulyo, S. M. P. N. (2022). Pengembangan media bimbingan dan konseling modifikasi Truth and Dare Card untuk meningkatkan self-confidence pada peserta didik di. Pinisi Journal of Education, 3(2), 1–21. https://doi.org/10.26858/ijosc.v1i1.19319

Yani, A., Hasibuan, U. M., & Maulia, R. (2025). Implementasi layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X di SMK Budisatrya Medan. Journal of Innovative Research, 2, 758–762.

Yenti Arsini. (2017). Konsep dasar pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah. Jurnal RAUDHAH, V(1), 1–19.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Riska Suzana Amelia, & Yenti Arsini. (2026). Pengembangan Media Permainan Archery untuk Melatih Self Disclosure (Keterbukaan Diri) Siswa melalui Layanan Bimbingan Klasikal. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 4(3), 65–84. https://doi.org/10.61132/semantik.v4i3.2903

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.